Rabu, 29 Desember 2010

Kerusakan Pantura Picu Laka Naik

KAMIS,30 DESEMBER 2010
PDF Print

   BREBES (SINDO) – Kerusakan jalur pantura barat dari Kabupaten Brebes hingga Pemalang yang hingga sekarang belum mendapat penanganan serius menjadi salah satu pemicu peningkatan kecelakaan lalu lintas.
  Kasat Lantas Polres Brebes AKP Matrius mengatakan jalan pantura yang rusak meliputi jalan bergelombang dan berlubang telah menjadi salah satu pemicu peningkatan kecelakaan di Brebes.“Kecelakaan yang diakibatkan oleh jalan rusak selama 2010, persentasenya mencapai 10–15% dari jumlah persentase keseluruhan faktor pemicu kecelakaan,” ungkap Matrius kemarin. 
  Ia mengakui akibat hujan terus-menerus terjadi hampir selama 2010 ini telah mengakibatkan jalan di pantura, tepatnya di Brebes rusak.Kerusakannya didominasi oleh jalan berlubang atau menganga. Meski persoalan jalan rusak itu bukan tanggung jawab polisi melainkan tanggung jawab Dinas Bina Marga, sebagai salah satu pihak terkait dalam penyelenggaraan lalu lintas, pihak kepolisian melakukan upaya penanganan berupa pemasangan tanda rambu lalu lintas di sejumlah jalan rusak tersebut. 
  Persoalan jalur nasional yang masih belum dapat penanganan pemerintah ini memang terkesan dibiarkan berlarut-larut.Pantauan SINDO di sepanjang jalur pantura di Brebes hingga mendekati Losari kemarin misalnya.Puluhan lubang yang menganga tampak dengan diameter 30 cm dan kedalaman sekitar 40 cm serta letaknya menyebar, mengakibatkan kendaraan melintas dengan cara zig-zag. 
  Hal itu membahayakan kendaraan di belakangnya. “Pihak kepolisian juga telah membahas persoalan jalan rusak ini kemarin,dan itu kini menjadi salah satu fokus kami,” papar Matrius. Faktor penyebab kecelakaan kendaraan lain,yakni tata cara dan etika para pengguna jalan berlalu lintas yang kurang disiplin. Maka tidak mengherankan jika Polres Brebes mencatat adanya peningkatan angka kecelakaan pada 2010 dibanding tahun sebelumnya. 
  Selama 2010 jumlah kasus kecelakaan yang terjadi di Brebes 141 kasus dengan korban meninggal dunia 63 orang, luka berat 48, dan 105 luka ringan, serta kerugian materi mencapai Rp488.350.000. Pada tahun 2009 jumlah kecelakaan lebih sedikit yakni 121 kasus, dengan korban meninggal dunia 60, luka berat 53, dan luka ringan 112 serta kerugian mencapai Rp210.575.000. 
  “Dari kecelakaan itu, sepeda motor menduduki peringkat pertama yang kerap mengalami kecelakaan 75%, sisanya kecelakaan pada mobil pribadi, dan bus malam,“ bebernya. Kepala Dinas Bina Marga Wilayah Tegal Puryanto mengungkapkan, persoalan jalan rusak memang masih terjadi di jalur pantura. Karena itu,Bina Marga selalu melakukan penambalan lubang jalan setiap hari.“Kami menargetkan pada Maret 2011 seluruh jalan pantura Brebes–Pemalang akan kembali mulus seperti sedia kala,” kata Puryanto. (akrom hazami)
 

CERPEN......

KAMIS,30 DESEMBER 2010

 Sepotong Roti Penebus dosa

  Abu Burdah bin Musa Al-Asy'ari meriwayatkan, bahwa ketika menjelang wafatnya Abu Musa pernah berkata kepada puteranya: "Wahai anakku, ingatlah kamu akan cerita tentang seseorang yang mempunyai sepotong roti."
 
  Dahulu kala di sebuah tempat ibadah ada seorang lelaki yang sangat tekun beribadah kepada Allah. Ibadah yang dilakukannya itu selama lebih kurang tujuh puluh tahun. Tempat ibadahnya tidak pernah ditinggalkannya, kecuali pada hari-hari yang telah dia tentukan. Akan tetapi pada suatu hari, dia digoda oleh seorang wanita sehingga diapun tergoda dalam bujuk rayunya dan bergelimang di dalam dosa selama tujuh hari sebagaimana perkara yang dilakukan oleh pasangan suami-isteri. Setelah ia sadar, maka ia lalu bertaubat, sedangkan tempat ibadahnya itu ditinggalkannya, kemudian ia melangkahkan kakinya pergi mengembara sambil disertai dengan mengerjakan solat dan bersujud.
 
  Akhirnya dalam pengembaraannya itu ia sampai ke sebuah pondok yang di dalamnya sudah terdapat dua belas orang fakir miskin, sedangkan lelaki itu juga bermaksud untuk menumpang bermalam di sana, karena sudah sangat letih dari sebuah perjalanan yang sangat jauh, sehingga akhirnya dia tertidur bersama dengan lelaki fakir miskin dalam pondok itu. Rupanya di samping kedai tersebut hidup seorang pendita yang ada setiap malamnya selalu mengirimkan beberapa buku roti kepada fakir miskin yang menginap di pondok itu dengan masing-masingnya mendapat sebuku roti.
 
  Pada waktu yang lain, datang pula orang lain yang membagi-bagikan roti kepada setiap fakir miskin yang berada di pondok tersebut, begitu juga dengan lelaki yang sedang bertaubat kepada Allah itu juga mendapat bahagian, karena disangka sebagai orang miskin. Rupanya salah seorang di antara orang miskin itu ada yang tidak mendapat bahagian dari orang yang membahagikan roti tersebut, sehingga kepada orang yang membahagikan roti itu ia berkata: "Mengapa kamu tidak memberikan roti itu kepadaku." Orang yang membagikan roti itu menjawab: "Kamu dapat melihat sendiri, roti yang aku bagikan semuanya telah habis, dan aku tidak membagikan kepada mereka lebih dari satu buku roti." Mendengar ungkapan dari orang yang membagikan roti tersebut, maka lelaki yang sedang bertaubat itu lalu mengambil roti yang telah diberikan kepadanya dan memberikannya kepada orang yang tidak mendapat bahagian tadi. Sedangkan keesokan harinya, orang yang bertaubat itu meninggal dunia.
 
  Di hadapan Allah, maka ditimbanglah amal ibadah yang pernah dilakukan oleh orang yang bertaubat itu selama lebih kurang tujuh puluh tahun dengan dosa yang dilakukannya selama tujuh malam. Ternyata hasil dari timbangan tersebut, amal ibadat yang dilakukan selama tujuh puluh tahun itu dikalahkan oleh kemaksiatan yang dilakukannya selama tujuh malam. Akan tetapi ketika dosa yang dilakukannya selama tujuh malam itu ditimbang dengan sebuku roti yang pernah diberikannya kepada fakir miskin yang sangat memerlukannya, ternyata amal sebuku roti tersebut dapat mengalahkan perbuatan dosanya selama tujuh malam itu. Kepada anaknya Abu Musa berkata: "Wahai anakku, ingatlah olehmu akan orang yang memiliki sebuku roti itu!"

Perpisahan Termanis

KAMIS,30 DESEMBER 2010


Dulu aku datang dengan segudang asa
kini aku harus pamit untuk menjemput impian
Tak ada yang abadi di dunia
Segalanya mesti berubah
Terima kasih sudah menjadi teman baiku
Terima kasih sudah menjadi sobat karibku
Terima kasih sudah menjadi bagian dari jalan hidupku
Maafkan semua kesalahanku
Maafkan segala kekuranganku
Tak ada yang mesti ditangisi
Karena aku tidak akan jauh
Teman, sahabat, tetaplah mengingat setiap kenangan indah yang telah kita lewati
Lupakan kepahitan atas kesalahpahaman kita..
Sampai Jumpa dilain waktu...............

Sungai Musi Semakin Dangkal

KAMIS,30 DESEMBER 2010 PDF Print
   PALEMBANG (SINDO) – Sungai Musi,terutama di kawasan muara sungainya,semakin dangkal.Pendangkalan ini disebabkan sedimentasi lumpur yang terbawa air Sungai Musi dan sejumlah anak sungainya.
  Supervisor Pemanduan Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Yan Suharyanto mengatakan, saat ini kondisi air Sungai Musi keruh dan bercampur lumpur. Lumpur yang tercampur air ini mengumpul di muara sungai, yakni di Selat Jarang dan Sungai Lais.“Kondisi alur Sungai Musi dalamnya bervariasi. Akan tetapi, yang sangat mudah mengalami pendangkalan sehingga mengganggu jalur penyeberangan letaknya di muara pertemuan antara Sungai MusidanSungaiLaisdiSelatJarang. 
  Jika mendangkal,kapal yang melintasbisaterganggu,” ujar Yandiruang kerjanya kemarin. Kapal berukuran besar yang masuk ke alur Sungai Musi dapat kandas karena pengendapan ini. Selain itu, kapal berukuran besar tidak dapat melintas di bawah Jembatan Ampera, terutama saat pasang tiba. Agar jalur Sungai Musi tetap akan dilintasi kapal besar, kedalaman air harus berada di atas 12 meter. 
  Sementara, agar dapat melintasi Jembatan Ampera, ketinggian antara dasar air dengan menara jembatan harus berada di angka 8 meter. Jika lebih dari ketentuan tersebut, kapal dipastikan tidak akan bisa melintas di bawah Jembatan Ampera karena tersangkut. “Kalau air lagi pasang yang naik mencapai 1,5 meter di atas normal,kapal dengan ketinggian 9 meter kurang 20 cm tidak bisa lagi melintas di bawah Jembatan Ampera. Untuk itulah,kita bekerja sama dengan Administrasi Pelabuhan (Adpel) memantau kapal agar tidak tersangkut di Jembatan Ampera,” tukas dia. 
  Setiap tahun, jelas Yan, agar alur Sungai Musi tetap aman untuk dilalui kapal, dibutuhkan pengerukan. Minimal pengalihan lumpur dilakukan setahun sekali, mengingat sedimentasi sangat tinggi yang tidak hanya disebabkan oleh lumpur melainkan juga sampah. “Kalau pengerukan untuk tahun ini ada dan akan segera berakhir. Namun,ke depan upaya pengerukan jugaharustetapdilakukanagarjalur tersebut aman,”paparnya. 
  Dia menambahkan, saat ini kondisi ketinggian arus Sungai Musi masih normal dan tetap bisa dilintasi kapal yang tingginya lebih dari 9 meter. Namun, jika hujan datang yang menyebabkan air pasang kapal tersebut tidak dapat melintas. “Saat ini umumnya kapal yang melintas di bawah Jembatan Ampera menaranya hampir di bawah 9 meter. Jadi, sampai saat ini masih aman.
  Sementara, adanya batu bara yang tersangkut di tiang Jembatan Ampera beberapa waktu lalu karena kondisi air sedang pasang,” jelas dia. Bahkan,jika kondisi sungai lagi surut,ketinggian antara puncak air dengan jembatan bisa mencapai 12 meter. Akan tetapi, kondisi ini sangat jarang terjadi dan jika terjadi hanya pada musim kemarau. “Kita tidak dapat memprediksi kapan air naik dan turun mengingat cuaca yang tidak menentu. 
  Kita dapat melihatnya ketika sedang hujan atau kemarau,”tukas dia. Kasi Syahbandar Adpel Palembang Umar Juni menambahkan, untuk ketinggian Sungai Musi,saat ini sudah mulai naik berkisar 0,5- 1,5 meter. Kondisi ini akan lebih tinggi lagi jika turun hujan.Untuk itulah, kapal dengan ketinggian lebih dari 11 meter tidak bisa lagi melintas di bawah Jembatan Ampera. 
  Jika tidak menara kapal akan tersangkut jembatan. “Kalau ketinggian Sungai Musi sangat dipengaruhi hujan. Jika hujan turun bisa naik 1,5 meter dan kapal yang melintas dengan menara di atas 11 meter tidak bisa lagi,” tandasnya. (yayan darwansah)
 

Senin, 27 Desember 2010

ARTI CINTA............

SELASA,28 DESEMBER 2010

    Cinta adalah sesuatu hal yang sulit kita tebak karena terkadang cinta dapat membuat kita sakit dan dapat membuat kita melupakan segalanya cintapun dan memberikan kegembiraan,dan yang paling utama bagi kita, cinta dapat memberi kesejukan,karena cinta tak dapat kita sentuh tp hanya bisa kita rasakan dalam hati dan jiwa kita,seperti embun yang datang dipagi hari dan hembusan angin yang membuat kita sejuk tp tak dapat kita sentuh.cintailah cinta dengan cinta karna cinta adalah anugrah namun derita-nya tiada akhir,cinta dan waktu adalah hal yang berada diluar kuasa,kita cuma bisa merasakan,cinta dan waktu adalah perkara ghaib,mari kita renungkan,sedangkan raja ghaib adalah Dzat yang maha hidup dan berdiri sendiri, dialah yang menciptakan cinta dan waktu jadi barang siapa bijaksana menggunakan keduanya mudah-mudahan ia akan selamat dari api neraka yang amat menyakitkan dan menghinakan cintailah seseorang seperti angin jangan pernah mencintai seseorang seperti bunga, karna bunga akan gugur di kala musim berganti,tp angin tidak akan berubah, angin akan berhembus setiap saat walau musim berganti.
kita tau karna waktu ada cinta tanpa adanya waktu mungkin tak pernah bertemu dan benci nantinya, cuma waktu yang bisa membantu cinta karena hanya waktulah yang dapat membalas cinta dan hanya waktulah yang bisa menjawab cinta maka jangan pernah sia-siakan cinta dikala ada waktu yang mendukungnya...

Rabu, 22 Desember 2010

KACA PEMBESAR

  KAMIS,23 DESEMBER 2010

  Kaca pembesar atau lup digunakan untuk melihat benda kecil yang tidak bisa dilihat dengan mata secara langsung. Lup menggunakan sebuah lensa cembung atau lensa positif untuk memperbesar objek menjadi bayangan sehingga dapat dilihat dengan jelas.
   Bayangan yang dibentuk oleh lup bersifat maya, tegak, dan diperbesar. Untuk mendapatkan bayangan semacam ini objek harus berada di depan lensa dan terletak diantara titik pusat O dan titik fokus F lensa. untuk menghasilkan bayangan yang diinginkan, lup dapat digunakan dalam dua macam cara, yaitu dengan mata berakomodasi maksimum dan dengan mata tidak berakomodasi.
   Lup dapat digunakan dengan mata berakomodasi maksimum untuk mendapatkan perbesaran bayangan yang diinginkan. Agar mata berakomodasi maksimum, bayangan yang terbentuk harus tepat berada di titik dekat mata (s’ = sn = jarak titik dekat mata).
  Perbesaran bayangan yang dihasilkan oleh lup dengan mata berakomodasi maksimum adalah
P=Sn/f
   Dimana :
   P adalah perbesaran lup,
   sn adalah jarak titik dekat mata (sn = 25 cm untuk mata normal),
   f adalah jarak fokus lup.

   Menggunakan lup dalam keadaan mata berakomodasi maksimum membuat mata menjadi cepat lelah. Agar mata relaks dan tidak cepat lelah, lup digunakan dalam keadaan mata tidak berakomodasi. Untuk mendapatkan perbesaran bayangan yang diinginkan dalam keadaan mata tidak berakomodasi, bayangan yang terbentuk harus berada sangat jauh di depan lensa (jarak tak hingga). dalam hal ini objek harus berada di titik fokus lensa (s = f).

Rabu, 15 Desember 2010


KAMIS,16 DESEMBER 2010


Mata
  Salah satu bagian yang ada dalam mata adalah lensa mata. Lensa mata ini berperan untuk membiaskan cahaya yang masuk ke mata. Lensa mata berbentuk cembung dengan ukuran yang berubah-ubah disesuaikan dengan kebutuhan. Artinya bentuk lensa elastis. bisa menebal maupun menipis.
  Pada mata Normal, bayangan yang dibentuk berada di retina. Bisa kita analogikan retina ini sebagai layar. Bayangan yang terbentuk di retina ini selanjutnya dikirim ke otak untuk diterjemahkan atau diproses. Mata akan dapat melihat dengan jelas benda-benda yang berada pada daerah jangkauan. daerah jangkauan mata berada pada 25 cm sampai tak hingga (∞). hal ini dapat terjadi jika mata berada dalam kondisi normal dan tidak ada gangguan / pengaruh dari luar misalkan kabut. Titik terdekat dimana mata bisa melihat dengan jelas dinamakan sebagai punctum proximum (PP) yaitu 25 cm. Sedangkan titik terjauh dimana mata masih dapat melihat dengan jelas dinamakan sebagai punctum rematum (PR) yang nilainya ∞.
  Adakalanya mata tidak dapat berfungsi dengan maximal. Beberapa gangguan mata yang sering terjadi adalah :
Rabun Dekat (Presbiopi)
  Mata dikatakan mengalami rabun dekat apabila penderita tidak dapat melihat benda yang berada pada jarak dekat. Artinya pada jarak 25 cm dia tidak dapat melihat dengan jelas. Titik dekatnya telah bergeser ke jarak yang lebih jauh (>25 cm) akibatnya benda yang berada 25 cm didepannya tidak terlihat jelas.
Rabun dekat ini disebabkan bentuk lensa mata yang terlalu tipis. Akibatnya bayangan yang seharusnya tepat di retina akan bergeser ke belakang retina. Karena di retina tidak ada bayangan maka otak tidak menerima informasi keberadaan benda.
untuk membantu penderita rabun dekat ini, diperlukan lensa yang berbentuk cembung.
KAMIS,16 DESEMBER 2010
 
 
Persahabatan itu seperti tangan dengan mata..
Saat tangan terluka,,mata menangis...
Saat mata menangis,,tangan menghapusnya...
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, 
tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.
 
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, 
tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya.......
 
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya............
 
Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan,didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian...........

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.........

Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.......

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain,tetapi justru ia beriinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya..........

Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis...........

Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya............

Beberapa hal seringkali menjadi penghancur persahabatan antara lain:
1. Masalah bisnis UUD (Ujung-Ujungnya Duit)
2. Ketidakterbukaan
3. Kehilangan kepercayaan
4. Perubahan perasaan antar lawan jenis
5. Ketidak setiaan..

Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan oleh sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinya.

"Renungkan": 
"Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri....."
"Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita........"

Senin, 13 Desember 2010

CINTA SEJATI................

SELASA,14 DESEMBER 2010

Kini raga mulai meratap luka
tak kuasa menhan gejolak yang ada di dalam jiwa
hasrat itu tak bisa ditolak raga
menghilangkan ego yang selama ini menutulinya
Tuhan.salahkah perasaan ini
perasaan jiwa akan cinta yang abadi
cinta suci yang bersemayam di dalam hati
tak pernah tergantikan atau ternoda akan ego didlalam diri 
Tuhan.salahkah jika memohon cinta sejatinya
mengembalikannya kedalam dekapan hatinya
memintanya tuk selalu ada
menjadikan pendamping bgi jiwa dan raga
mungkin raga telah ternoda akan dunia
tapijiwa takkan pernahmenggantikan cinta sejatinya
tetap berharap cinta tetap bersamanya
menghabiskan senja sampai akhir masa.........

Jumat, 10 Desember 2010

SABTU,11 DESEMBER 2010

Bahaya kepandaian adalah berbuat sekehendak hati.
Bahaya keberanian adalah melampaui batas.
Bahaya toleransi adalah menyebut-nyebut kebaikannya.
Bahaya kecantikan adalah sombong.
Bahaya ucapan adalah dusta.
Bahaya ilmu adalah lupa.
Bahaya pemurah adalah berlebih-lebihan 
(Tengku Abdul Wahab)


Meminta maaf jangan membuat diri kita menjadi hina. 
Memberi maaf jangan membuat kita merasa bangga.
Tapi saling memaafkan itulah yang mulia
(Silvana)


Teman yang benar bukanlah teman yang selalu membenarkan perkataanmu, 
akan tetapi teman yang benar adalah teman yang selalu berkata benar kepadamu
(Salman)


Percayalah bahwa yang singkat adalah waktu,
yang dekat adalah amanah, 
yang sulit adalah ikhlas,
yang akan diinvestasi adalah apa yang kita kerjakan,
yang paling bijak adalah saling memaafkan
(Aneuk Meutuah)

Rabu, 08 Desember 2010

Do'a Dikala Kita Ragu Akan Dirinya

KAMIS,09 DESEMBER 2010

Ya Allah...
Seandainya telah Engkau catatkan
dia akan mejadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah... ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi

Tetapi ya Allah...
Seandainya telah Engkau takdirkan...
...Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku

Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti...
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya…

Dan ya Allah yang tercinta...
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya....

Ya Allah ya Tuhanku...
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik untukku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini

Ya Allah...
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini

Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat


Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yang Engkau ridhai
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh

Amin... Ya Rabbal 'Alamin



Sumber:
Sri~Haryati

Rabu, 01 Desember 2010

Tips Pacaran Jarak Dekat Maupun Jarak Jauh

KAMIS,02 DESEMBER 2010


   Banyak anak muda sekarang pacaran sebentar aja putus. Ada juga yang pacaran udah lama, tapi sejak pacaran jarak jauh buntutnya putus juga. Biasanya penyebab putusnya hubungan ini adalah:
1. Kurangnya saling pengertian
2. Kurangnya perhatian/kasih sayang
3. Kurangnya komitmen 
     Sebenarnya dalam hubungan pacaran, ketiga hal inilah yang paling penting untuk dijaga setelah kita membangun cinta. Andaikan Cinta itu digambarkan sebagai sebuah platform dimana sepasang kekasih membina hubungan diatasnya. Sedangkan ketiga hal (pengertian, kasih sayang, dan komitmen) merupakan 3 pilar yang menahan platform tersebut supaya tidak jatuh kebawah. Bagaimana jika salah satu pilar tersebut rusak? Platformnya akan jatuh dan hancur (putusnya hubungan) bukan?
   Karena itu akan menjelaskan satu persatu tentang pilar ini.

1. Pengertian
     Ini biasanya terjadi hampir pada semua orang dan juga paling susah untuk dilakukan karena “egois”. Semua orang memang egois. Tapi bukan berarti kita boleh mengekang pasangan kita. Coba bayangin kalau sejak pacaran kita gak boleh ini, gak boleh itu, gak boleh kesini, gak boleh kesana. Percaya deh suatu saat pasti akan putus. Tapi juga bukan berarti kita memberinya kebebasan yang terlalu berlebihan. Karena bisa saja kita akan dianggap pasangan kalau kita tidak perhatian lagi. Kita harus bisa mengetahui mana yang wajar dan mana yang tidak wajar untuknya. Untuk menumbuhkan pengertian, tingkatkanlah “Kepercayaan”-mu kepadanya. Dengan adanya kepercayaan yang tinggi, maka pengertian akan tumbuh dengan sendirinya seiring dengan kepercayaan. 
2. Perhatian / Kasih sayang
    Untuk yang satu ini kebanyakan terjadi pada orang yang terlalu sibuk dengan kegiatannya sendiri. Mempunyai banyak kegiatan itu tidak salah, tapi bukan berarti jarang atau bahkan lupa menghubungi pacar. Usahakanlah minimal sms 5 kali sehari untuk mengucapkan salam ataupun menanyakan kabar (tapi pengalamanku yang jarak jauh butuh min kira-kira 10 kali karena biasanya bakal lanjut ke obrolan. Hehehe…) ataupun minimal 1 minggu sekali teleponlah dia. Bisa juga memberi kejutan-kejutan kecil seperti kartu ucapan, buket bunga, dan lain-lain

3. Komitmen
    Nah…. Yang ini nih yang paling jarang ada. Dan gawatnya ini yang paling berpengaruh terhadap dua hal diatas. Hehehe… Sebelum membaca lebih lanjut, tanyakan dirimu sendiri, “Kenapa aku memilih dia sebagai pacarku? Kalau jawabanmu karena dia cakep, pinter, baik, cocok satu sama lain, dan lain-lain itu sah-sah saja. Tapi bagaimana kalau tanyakan dirimu, “Untuk apa aku berpacaran dengannya?” Biasanya pertanyaan ini tidak pernah kita pikirkan sehingga hubungan ini biasanya juga berakhir karena 1 kata, “BOSAN”. Karena itu sebaiknya kita pikirkan baik-baik pertanyaan tadi. Aku sendiri mendapat jawaban ini setelah 3 bulan pacaran dengan kekasihku yang sekarang. Jika kamu sudah mendapat jawabannya, tanyakan dirimu lagi, “Dapatkah aku menjadikan diriku seperti alasan aku berpacaran dengannya? Jika jawabanmu “Ya“, maka nanti kamu akan menemukan sendiri komitmen untuk memenuhi jawaban “Ya”-mu. Dan dari sini juga akan muncul saling pengertian dan kasih sayang.

    INGAT ketiga hal ini perlu dijaga dan dikembangkan untuk menjaga hubungan kita dengan pacar kita. Jika ada yang sudah mulai retak harus segera diperbaiki. Salah satu saja hancur, maka akan berakibat dengan berakhirnya hubungan kekasih.


Sumber;
irwanc.blog.friendster.com

HUKUM OHM

KAMIS,02 DESEMBER 2010


    Rangkaian listrik terbentuk ketika jalur konduktif dibuat untuk memperbolehkan elektron bebas untuk bergerak secara berkelanjutan. Pergerakan elektron bebas secara berkelanjutan ini disebut sebagai Arus Listrik. Sedangkan gaya yang menyebabkan elektron mengalir dalam sebuah rangkaian listrik disebut Tegangan.
   Elektron bebas yang mengalir melalui konduktor mendapat gesekan-gesekan yang menyebabkan terhambat-nya aliran elektron tersebut, gesekan-gesekan yang menghambat aliran elektron tersebut disebut sebagai Resistansi.
   Hubungan antara arus, tegangan, dan resistansi dalam suatu rangkaian listrik ini ditemukan oleh seseorang berkebangsaan Jerman bernama Georg Simon Ohm. Prinsip yang ditemukan oleh Ohm bahwa jumlah arus listrik yang mengalir pada konduktor dalam suatu rangkaian berbanding lurus terhadap tegangan yang melewati-nya, pada temperatur berapapun. Ohm mengekspresikan temuan-nya tentang bagaimana hubungan antara arus, tegangan, dan resistansi dalam sebuah persamaan sederhana.
V = I x R
Dimana “V” merupakan tegangan listrik yang diukur dalam satuan Volt (V), “I” merupakan arus listrik yang diukur dalam satuan Ampere (A), dan “R” merupakan resistansi yang diukur dalam satuan Ohm (Ω). Agar dapat lebih mengerti bagaimana persamaan hukum Ohm bekerja, perhatikan contoh berikut.
rangkaian-listrik
    Pada ilustrasi gambar rangkaian di atas diketahui bahwa rangkaian memiliki tegangan sebesar 12V dan resistansi beban sebesar 5Ω sedangkan arus listrik-nya tidak diketahui. Untuk mengetahui-nya gunakan persamaan hukum Ohm dengan sedikit modifikasi. Untuk mengetahui arus listrik jika tegangan dan resistansi-nya diketahui adalah.
I = V / R
  • I = 12V / 5Ω
  • I = 2.4 Ampere
  • Jadi arus listrik yang mengalir pada rangkaian di atas adalah 2.4 Ampere.
   Hukum Ohm sangat sederhana dan sangat berguna untuk menganalisa suatu rangkaian listrik. Untuk mempermudah menggunakan persamaan Ohm jika kita akan menggunakan persamaan tersebut bukan hanya untuk mencari tegangan, misal kita ingin mengetahui arus listrik atau nilai resistansi yang belum diketahui pada suatu rangkaian listrik, gunakan trik berikut dengan menyusun V, I, dan R dalam bentuk segitiga transposisi seperti diilustrasikan berikut ini.
persamaan-ohm1
    Untuk mengetahui tegangan (V), pada segitiga persamaan Ohm di atas, “V” diberi warna biru yang berarti nilai yang dicari. Sedangkan arus (I) dan resistansi (R) diberi warna hijau yang berarti solusi untuk mencari nilai “V”, karena posisi “I” dan “R” sejajar secara horizontal dalam segitiga tersebut yang memiliki arti I x R, jadi V = I x R.
persamaan-ohm2
   Pada segitiga kedua digunakan untuk mencari nilai arus (I) ditandai dengan “I” diberi warna biru. Sedangkan tegangan “V” dan resistansi “R” diberi warna hijau yang berarti solusi untuk mencari nilai “I”. Posisi “V” dan “R” berada pada posisi vertikal sehingga memiliki arti V / R, jadi I = V / R.
persamaan-ohm3
   Pada segitiga ketiga digunakan untuk mencari nilai resistansi (R) yang ditandai dengan “R” diberi warna biru. Sedangkan tegangan “V” dan arus “I” diberi warna hijau yang berarti solusi untuk mencari nilai “R” dan posisi “V” dan “I” berada pada posisi vertikal sehingga memiliki arti V / I, jadi R = V / I.


Sumber Referensi;

  • Electrical and Electronic Principles and Technology, Third Edition, John Bird, Elsevier Ltd, 2007.
  • Lesson In Electric Circuits, Volume I - DC, Tony R. Kuphaldt, Fifth Edition.
  • DOE Fundamentals Handbook, Electrical Sciene, Volume 1 of 4, U.S. Department of Energy, Washington, D.C. 20585.
  • DOE Fundamentals Handbook, Electrical Sciene, Volume 2 of 4, U.S. Department of Energy, Washington, D.C. 20585.