Rabu, 15 Desember 2010


KAMIS,16 DESEMBER 2010


Mata
  Salah satu bagian yang ada dalam mata adalah lensa mata. Lensa mata ini berperan untuk membiaskan cahaya yang masuk ke mata. Lensa mata berbentuk cembung dengan ukuran yang berubah-ubah disesuaikan dengan kebutuhan. Artinya bentuk lensa elastis. bisa menebal maupun menipis.
  Pada mata Normal, bayangan yang dibentuk berada di retina. Bisa kita analogikan retina ini sebagai layar. Bayangan yang terbentuk di retina ini selanjutnya dikirim ke otak untuk diterjemahkan atau diproses. Mata akan dapat melihat dengan jelas benda-benda yang berada pada daerah jangkauan. daerah jangkauan mata berada pada 25 cm sampai tak hingga (∞). hal ini dapat terjadi jika mata berada dalam kondisi normal dan tidak ada gangguan / pengaruh dari luar misalkan kabut. Titik terdekat dimana mata bisa melihat dengan jelas dinamakan sebagai punctum proximum (PP) yaitu 25 cm. Sedangkan titik terjauh dimana mata masih dapat melihat dengan jelas dinamakan sebagai punctum rematum (PR) yang nilainya ∞.
  Adakalanya mata tidak dapat berfungsi dengan maximal. Beberapa gangguan mata yang sering terjadi adalah :
Rabun Dekat (Presbiopi)
  Mata dikatakan mengalami rabun dekat apabila penderita tidak dapat melihat benda yang berada pada jarak dekat. Artinya pada jarak 25 cm dia tidak dapat melihat dengan jelas. Titik dekatnya telah bergeser ke jarak yang lebih jauh (>25 cm) akibatnya benda yang berada 25 cm didepannya tidak terlihat jelas.
Rabun dekat ini disebabkan bentuk lensa mata yang terlalu tipis. Akibatnya bayangan yang seharusnya tepat di retina akan bergeser ke belakang retina. Karena di retina tidak ada bayangan maka otak tidak menerima informasi keberadaan benda.
untuk membantu penderita rabun dekat ini, diperlukan lensa yang berbentuk cembung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar